Profesi Data Analyst semakin banyak dibutuhkan. Hampir semua industri sekarang mengandalkan data untuk mengambil keputusan. Tapi kalau kamu baru mulai, mungkin pertanyaannya sederhana: harus mulai dari mana?
Pertama, pahami dulu bahwa Data Analyst bukan sekadar ngoding. Tugas utamanya adalah membantu bisnis memahami apa yang terjadi lewat data. Jadi yang paling penting adalah cara berpikir, bukan hanya tools.
Mulailah dari fundamental. Kuasai statistik dasar seperti mean, korelasi, dan konsep probabilitas. Lalu pelajari Excel dan SQL. SQL sangat penting karena hampir semua perusahaan menggunakannya untuk mengolah data.
Setelah itu, pilih satu tools visualisasi seperti Power BI atau Tableau. Tidak perlu semuanya. Yang penting kamu bisa membuat dashboard yang jelas dan mudah dipahami.
Jangan lupa bangun portfolio. Buat proyek sederhana seperti analisis penjualan atau segmentasi pelanggan. Upload hasilnya ke GitHub atau tulis insight-nya dalam bentuk artikel. Portfolio jauh lebih penting daripada sertifikat.
Terakhir, latih cara berpikir bisnis. Data itu bukan hanya angka, tapi cerita. Seorang Data Analyst yang baik tidak hanya menjelaskan apa yang terjadi, tapi juga kenapa dan apa yang sebaiknya dilakukan.
Mulai saja dulu. Konsisten belajar 1–2 jam sehari sudah cukup untuk berkembang. Yang penting bukan seberapa cepat kamu mulai, tapi seberapa konsisten kamu berjalan.

0 Comments