Kalau ingin menjadi Data Analyst, kamu tidak harus jago matematika. Tapi kamu perlu memahami statistik dasar. Tanpa statistik, kamu hanya melihat angka tanpa benar-benar mengerti artinya.
Statistik membantu kita membaca pola, memahami kecenderungan, dan menarik kesimpulan yang masuk akal dari data.
Mulailah dari konsep mean, median, dan modus. Ini adalah fondasi untuk memahami distribusi data. Jangan hanya terpaku pada rata-rata, karena dalam beberapa kasus median justru lebih mewakili kondisi sebenarnya.
Selanjutnya pahami standar deviasi. Konsep ini membantu kamu melihat apakah data cenderung stabil atau justru sangat bervariasi. Dua bisnis bisa memiliki rata-rata penjualan yang sama, tetapi tingkat konsistensinya berbeda.
Kemudian pelajari korelasi. Korelasi menunjukkan adanya hubungan antar variabel. Namun penting untuk diingat bahwa hubungan tidak selalu berarti sebab akibat. Banyak analis pemula keliru di bagian ini.
Terakhir, pahami dasar probabilitas dan hypothesis testing. Ini berguna ketika kamu ingin memastikan apakah suatu perubahan benar-benar signifikan atau hanya kebetulan semata.
Intinya, statistik bukan tentang menghafal rumus. Statistik adalah cara berpikir logis dan hati-hati dalam membaca data.
Jika fondasi statistikmu kuat, belajar SQL, Python, atau membuat dashboard akan terasa jauh lebih mudah. Karena pada akhirnya, tools hanyalah alat. Cara berpikirlah yang membuat seorang Data Analyst benar-benar bernilai.
.png)
0 Comments